Subscribe:

Ads 468x60px

Minggu, 29 April 2012

MAKALAH KONSEP DASAR KEPERAWATAN



Disusun oleh:  
Kelompok II
1. ANASTASIA WULANDARI                     8. OSCARRIANDO PETEH
2. ANISA                                                      9. PUPPHA PUSPITASARI
3. CICILIA IDA. F.R                                   10. REJIANO
4. HENDRI                                                 11. ROMI RIO KASTRO
5. MAWAR                                                12. SELSIA DWI CAHYANI
6. NERA ASTUTI                                       13. SUSTI WULANDARI
7. RIKI YANDI                                      

YAYASAN EKA HARAP PALANGKA RAYA
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN  
PRODI D III KEPERAWATAN
2011


BAB II
PEMBAHASAN

A.     AZAS-AZAS PROSES KEPERAWATAN
Dalam pelaksanaan proses keperawatan dianut azas-azas sebagai berikut:
  1. Keterbukaan, kebersamaan, dan kemitraan.
  2. Manfaat, semua kebutuhan/tindakan yang diambil harus bermanfaat bagi kepentingan pasien, tenaga keperawatan, dan institusi.
  3. Interdependensi, terhadap saling ketergantungan antara tenaga keperawatan dalam merawat pasien.
  4. Saling menguntungkan, masing-masing pihak yang terlibat dalam hal ini perawat, klien dan institusi memperoleh kepuasan.

B.     MANFAAT PENGGUNAAN PROSES KEPERAWATAN
Pelaksanaan asuhan keperawatan melalui pendekatan proses keperawatan sangat bermanfaat bagi pasien, perawat dan institusi.
a.       Manfaat untuk pasien, meliputi :
  1. aspek keperawatan yang diterima bermutu dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
  2. merangsang partisipasi pasien dalam perawatan dirinya(self care).
  3. kelanjutan asuhan.
  4. terhindar dari mal-praktik.
        b.    Manfaat untuk tenaga keperawatan
   1. meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
   2. pengembangan keterampilan intelektual dan teknis bagi tenaga pelaksana keperawatan.
   3. peningkatan citra keperawatan dan tenaga keperawatan.
   4. meningkatkan peran dan fungsi perawatan dalam pengelolaan asuhan keperawatan.
   5. pengakuan otonomi keperawatan oleh masyarakat dan profesi lain.
   6. peningkatan rasa solidaritas.
   7. peningkatan kepuasan tenaga keperawatan
   8. memupuk rasa percaya diri dalam memberikan asuhan keperawatan.
   9. untuk pengembangan ilmu keperawatan.

      c.    Manfaat untuk  institusi(rumah sakit)
    1. banyak pengunjung(keluar /masuk pasien) sehingga keuntungan yang diperoleh akan meningkat.
    2. citra rumah sakit akan bertambah baik dimata masyarakat.
      d.   Manfaat bagi masyarakat
adalah masyarakat mendapat pelayanan yang berkualitas.
 Berdasarkan contoh proses keperawatan diatas, maka dapat dikatakan bahwa proses keperawatan adalah metode yang systematis, dimana perawat bersama klien bekerja sama dalam :
1.      Melakukan pengkajian kebutuhan asuhan keperawatan.
2.      Merencanakan dan melaksanakan asuhan keperawatan.
3.      Menilai hasil asuhan keperawatan yang berorientasikan pada klien dan tujuan.
 Hal tersebut merupakan kerangka kerja dalam proses keperawatan. Melalui pendekatan proses keperawatan, perawat dapat:
1.      Melakukan pendidikan keperawatan yang konsisten dan sistematis.
2.      Meningkatkan kepuasan kerja dan rasa percaya diri.
3.      Menimbulkan sikap professional
4.      Mencegah terjadinya mal-praktik dan tindakan illegal.
5.      Bertanggung gugat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, manfaat yang didapat klien dari pemberian asuhan keperawatan dengan pendekatan proses keperawatan adalah:
1.      Mendapatkan asuhan keperawatan yang sesuai dengan situasi dan kondisinya.
2.      Mendapatkan asuhan keperawatan yang berkualitas dan sesuai dengan standar.
3.      Mendapatkan asuhan keperawatan yang berkesinambungan.
4.      Mendapatkan asuhan keperawatan yang efektif dan efesien dengan partisipasi aktif dari klien.

0 komentar:

Poskan Komentar